KADER adalah tokoh yang MAU belajar dengan tekun dan FOKUS melalui proses kaderisasi yang terpola pada sesuatu bidang profesi yang kemudian memiliki jiwa penggerak yang kritis demi perubahan karakter diri dan lingkungannya yang kemudian akan diturunkan kepada calon kader lainnya... Jadilah Kader yang MILITAN, BERDAMPAK BAIK dan BERJUANG untuk banyak orang !
Selasa, 17 Oktober 2017
Selasa, 24 Januari 2012
Kaleidoskop 2011
JANUARI
[NASIONAL] TOKOH LINTAS AGAMA DI INDONESIA YANG TERGABUNG DALAM BADAN PEKERJA LINTAS AGAMA ANTI KEBOHONGAN MENGGELAR PERTEMUAN SERTA MENGADAKAN DEKLARASI GERAKAN TOKOH LINTAS AGAMA MELAWAN KEBOHONGAN. PRESIDEN SBY KEMUDIAN MENGADAKAN PERTEMUAN TERTUTUP DENGAN TOKOH LINTAS AGAMA MELAWAN KEBOHONGAN DI ISTANA NEGARA. GEREJA-GEREJA DI TANAH PAPUA MENOLAK ADANYA PEMBAGIAN MAJELIS RAKYAT PAPUA (MRP) MENJADI DUA. SEBAB, PEMBAGIAN TERSEBUT MERUPAKAN PELECEHAN TERHADAP ORANG PAPUA. BEBERAPA GEREJA DI JAWA BARAT MENGALAMI TEKANAN DARI KELOMPOK INTOLERAN, DIANTARANYA GKI RANCAEKEK, GKI YASMIN DAN HKBP CIKEUTING. GEREJA BATAK KARO PROTESTAN (GBKP) CANANGKAN 2011 SEBAGAI TAHUN PENINGKATAN THEOLOGIA, SPRITUALITAS DAN MUTU. TOKOH LINTAS AGAMA DAN AKTIFIS KECAM MENTERI AGAMA KARENA MEMBERIKAN PENGHARGAAN DISKRIMINATIF KEPADA SEPULUH BUPATI DAN WALIKOTA DI INDONESIA .
[INTERNASIONAL] DI ALEXANDRIA, MESIR, SEBUAH GEREJA KOPTIK DIJADIKAN SASARAN PELEDAKAN KELOMPOK INTOLERAN. DI PAKISTAN, UMAT KRISTEN MENGALAMI PENGANIAYAAN. SEDANG PAUS BENEDIKTUS XVI MENGATAKAN TUHAN BERADA DIBALIK BIG BANG.
FEBRUARI
[NASIONAL] KELOMPOK INTOLERAN DI TEMANGGUNG DAN SEKITARNYA YANG TIDAK PUAS DENGAN HASIL PERSIDANGAN PENCEMARAN AGAMA MERUSAK DUA GEREJA DAN SATU INTITUSI MILIK GEREJA. SIDANG MAJELIS PELAKSANA LENGKAP PERSEKUTUAN GEREJA-GEREJA DI INDONESIA (PGI) DILAKSANAKAN DI TIDORE, HALMAHERA, MALUKU UTARA. GONG PERDAMAIAN NUSANTARA DI ARAK DARI KUPANG KE JAKARTA. AKSI INTOLERANSI KEPADA UMAT KRISTEN DILAKUKAN DI LUMAJANG, SLEMAN, BEKASI DAN BANDUNG .
[INTERNASIONAL] GEMPA DI SELANDIA BARU TEWASKAN RATUSAN ORANG DAN RUSAKKAN BELASAN GEDUNG GEREJA. GEREJA KATOLIK KUTUK PENGGUNAAN APLIKASI PENGAMPUNAN DOSA VIA SMARTPHONE DAN SELULER. KELOMPOK ISLAM RADIKAL KIAN BERKEMBANG SAAT REVOLUSI MESIR, BERPELUANG PUNAHKAN UMAT KRISTEN KOPTIK.
[NASIONAL] TOKOH LINTAS AGAMA DI INDONESIA YANG TERGABUNG DALAM BADAN PEKERJA LINTAS AGAMA ANTI KEBOHONGAN MENGGELAR PERTEMUAN SERTA MENGADAKAN DEKLARASI GERAKAN TOKOH LINTAS AGAMA MELAWAN KEBOHONGAN. PRESIDEN SBY KEMUDIAN MENGADAKAN PERTEMUAN TERTUTUP DENGAN TOKOH LINTAS AGAMA MELAWAN KEBOHONGAN DI ISTANA NEGARA. GEREJA-GEREJA DI TANAH PAPUA MENOLAK ADANYA PEMBAGIAN MAJELIS RAKYAT PAPUA (MRP) MENJADI DUA. SEBAB, PEMBAGIAN TERSEBUT MERUPAKAN PELECEHAN TERHADAP ORANG PAPUA. BEBERAPA GEREJA DI JAWA BARAT MENGALAMI TEKANAN DARI KELOMPOK INTOLERAN, DIANTARANYA GKI RANCAEKEK, GKI YASMIN DAN HKBP CIKEUTING. GEREJA BATAK KARO PROTESTAN (GBKP) CANANGKAN 2011 SEBAGAI TAHUN PENINGKATAN THEOLOGIA, SPRITUALITAS DAN MUTU. TOKOH LINTAS AGAMA DAN AKTIFIS KECAM MENTERI AGAMA KARENA MEMBERIKAN PENGHARGAAN DISKRIMINATIF KEPADA SEPULUH BUPATI DAN WALIKOTA DI INDONESIA .
[INTERNASIONAL] DI ALEXANDRIA, MESIR, SEBUAH GEREJA KOPTIK DIJADIKAN SASARAN PELEDAKAN KELOMPOK INTOLERAN. DI PAKISTAN, UMAT KRISTEN MENGALAMI PENGANIAYAAN. SEDANG PAUS BENEDIKTUS XVI MENGATAKAN TUHAN BERADA DIBALIK BIG BANG.
FEBRUARI
[NASIONAL] KELOMPOK INTOLERAN DI TEMANGGUNG DAN SEKITARNYA YANG TIDAK PUAS DENGAN HASIL PERSIDANGAN PENCEMARAN AGAMA MERUSAK DUA GEREJA DAN SATU INTITUSI MILIK GEREJA. SIDANG MAJELIS PELAKSANA LENGKAP PERSEKUTUAN GEREJA-GEREJA DI INDONESIA (PGI) DILAKSANAKAN DI TIDORE, HALMAHERA, MALUKU UTARA. GONG PERDAMAIAN NUSANTARA DI ARAK DARI KUPANG KE JAKARTA. AKSI INTOLERANSI KEPADA UMAT KRISTEN DILAKUKAN DI LUMAJANG, SLEMAN, BEKASI DAN BANDUNG .
[INTERNASIONAL] GEMPA DI SELANDIA BARU TEWASKAN RATUSAN ORANG DAN RUSAKKAN BELASAN GEDUNG GEREJA. GEREJA KATOLIK KUTUK PENGGUNAAN APLIKASI PENGAMPUNAN DOSA VIA SMARTPHONE DAN SELULER. KELOMPOK ISLAM RADIKAL KIAN BERKEMBANG SAAT REVOLUSI MESIR, BERPELUANG PUNAHKAN UMAT KRISTEN KOPTIK.
Kenapa SBY DIAM terhadap GKI Yasmin?
Malang benar nasib jemaat GKI Yasmin. Gereja mereka yang berlokasi di Jalan Abdullah Bin Nuh disegel dan ditutup atas perintah Walikota Bogor Diani Budiarto. Tak bisa melangsungkan ibadah di gereja, mereka mau tak mau melakukan kebaktian di tepian jalan dan di rumah jemaat. Namun, tetap saja, tekanan dari berbagai kelompok massa yang berujung ricuh kerap terjadi.

Tak pelak, menjalankan ibadah pun menjadi sesuatu yang mahal bagi jemaat GKI Yasmin. Padahal, menurut undang-undang, beribadah merupakan hak setiap warga negara.
Desakan banyak kalangan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk segera menertibkan Walikota Bogor pun kencang mengemuka. Presiden SBY dituntut untuk turun tangan dan bertanggung jawab penutupan polemik GKI Yasmin ini. Bila terus dibiarkan, bukan tidak mungkin kasus serupa akan menjalar kemana-mana.

Terkait hal ini, pejuang HAM sekaligus pendiri lembaga pemantau HAM Imparsial, Rachland Nashidik mengatakan, tidak tersedia dasar hukum yang cukup bagi presiden untuk melakukan intervensi. Dia pun mengungkapkan alasan mengapa presiden tak bisa melakukan hal tersebut.
Selasa, 03 Januari 2012
KELOMPOK CIPAYUNG
Kelompok Cipayung merupakan forum bersama 5 organisasi mahasiswa:
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI)
disepakati pembentukkannya di Cipayung – Jawa Barat pada tanggal 22 Januari 1972 dengan ditandatanganinya Kesepakatan Cipayung.
KESEPAKATAN CIPAYUNG
Kami, generasi muda bangsa sebagai penerus dan pewaris bangsa di masa depan belajar dari sejarah masa lampau, bahwa disorientasi selalu terjadi dalam perjalanan sejarah perjuangan bangsa, selalu akan menghambat kemajuan bangsa. Oleh karenanya kesatuan perjuangan generasi muda untuk membangun negeri ini adalah merupakan tuntutan bangsa secara mutlak.
Kecintaan terhadap negara dan bangsa yang tumbuh dari generasi ini, adalah manifestasi dari kecintaan akan Indonesia di masa depan, oleh karena itu generasi ini merindukan Indonesia yang Kita Cita-citakan sebagai berikut:
1. Bahwa Indonesia yang kita cita-citakan adalah Indonesia yang digambarkan dalam pembukaan UUD 1945 yaitu, masyarakat adil dan makmur, spiritual dan material berdasarkan Pancasila.
2. Bahwa Indonesia yang kita cita-citakan adalah Indonesia yang kuat bersatu, Indonesia yang cerdas dan modern, Indonesia yang demokratis dan adil, Indonesia yang menjunjung tinggi martabat manusia dan wibawa hukum, Indonesia yang sehat dan makmur, Indonesia yang bebas dari ketakutan dan penindasan, Indonesia yang berperanan dalam pergaulan bangsa-bangsa di dunia, Indonesia yang layak bagi tempat dan kehidupan manusia selaku makhluk Tuhan.
3. Bahwa Indonesia yang kita cita-citakan hanya mungkin dicapai dari pembangunan ke pembangunan dengan bekerja keras, jujur, hemat, yang dilandasi semangat pioner melalui pengorbanan.
4. Indonesia yang kita cita-citakan hanya dapat dibangun atas pikiran dan tekad bersama, yang erat dan terarah dari generasi ke generasi bangsa Indonesia dengan tidak mengenal perbedaan agama, suku, daerah, umur, dan golongan, karena tekad pikiran yang demikian inilah yang mencetuskan Sumpah Pemuda 1928, Proklamasi 1945 dan Orde Baru kita sekarang ini.
5. Dalam rangka membangun masa depan dalam Indonesia yang kita cita-citakan, maka pembentukan dan pembinaan generasi pembangunan selaku generasi penerus adalah mutlak. Kita bercita-cita membangun masa depan yang lebih baik dari masa kini dan masa kemarin, karena itu generasi pembangun memerlukan keberanian melihat dan menilai dasar-dasar pembangunan masa depan dan meninggalkan pola-pola lama, ikatan-ikatan lama, yang menghalangi usaha pembangunan masa depan yang baru. Generasi pembangun itu mempunyai ciri-ciri khas, yaitu bebas dan terbuka, positif, kritis, dinamis, jujur, berdedikasi, dan radikal. Ciri-ciri khas itu merupakan unsur dalam melihat masa depan, serta menilai masa kini dan masa lampau.
6. Generasi pembangun mutlak turut menentukan isi, bentuk, corak, dan watak dari Indonesia yang kita cita-citakan, dengan memberikan kemungkinan dan kesempatan untuk menyampaikan pikiran-pikiran, pendapat-pendapat dan tenaga melalui kebebasan yang bertanggung jawab, yang dijamin atas dasar hukum, dan untuk itu pembinaan generasi pembangun menjadi kewajiban bersama.
6. Generasi pembangun ini, akan mempunyai peranan bila dalam generasi pembangun itu sendiri ada inisiatif untuk mengubah dan mempersiapkan diri menerima dan memikul tanggung jawab masa depan dalam mencapai Indonesia yang kita cita-citakan itu. Inisiatif itu berbentuk usaha membuka diri dalam memahami pada artinya anugerah Tuhan untuk kita hidup di Indonesia, mempergunakan ilmu dan teknologi dalam memecahkan persoalan-persoalan masyarakat, menerima pikiran-pikiran yang beraneka ragam dari berbagai golongan generasi muda dalam masyarakat, dan kesediaan mempersiapkan diri mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Disepakati dan diteguhkan bersama dengan menyanyikan 'Padamu Negeri' hari Sabtu tanggal 22 Januari 1972, jam 24.00 WIB. Atas nama peserta konsultasi Indonesia yang Kita Cita-citakan.
Akbar Tandjung, Ketua Umum PB HMI;
Soerjadi, Ketua Umum DPP GMNI;
Chris Siner Key Timu, Ketua Presidium PP PMKRI;
Binsar Sianipar, Ketua Umum PP GMKI.
Langganan:
Postingan (Atom)
