Tampilkan postingan dengan label TIPS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Oktober 2017

8 Pertanyaan Wawancara yang Penuh Jebakan

Dalam proses perekrutan pegawai tiap perusahaan membutuhkan beberapa tahapan untuk melakukan seleksi bagi pelamar pekerjaan yaitu pada umumnya tahapan test tertulis, interview, test kesehatan (kalau ada). Tidak sedikit pula banyak dari calon karyawan yang telah lulus dalam test tertulis akan tetapi gagal dalam tahap interview atau wawancara. Mungkin ada baiknya membaca artikel ini yang diharapkan bisa membantu para calon karyawan dalam menyiasati pertanyaan dari pewawancara. Berikut beberapa daftar pertanyaan yang mungkin adalah sebuah jebakan dalam sebuah proses wawancara:

1. Mengapa kami harus mempekerjakan Anda?
Ini peluang Anda untuk “menjual” diri Anda. Uraikan dengan singkat dan jelas kelebihan yang Anda miliki, kualifikasi Anda dan apa yang dapat Anda sumbangkan bagi perusahaan tersebut. Hati-hati , jangan memberikan jawaban yang terlalu umum. Hampir setiap orang mengatakan mereka merupakan seorang pekerja keras dan memiliki motivasi. Berikanlah jawaban yang memperlihatkan keunikan yang Anda miliki.

2. Mengapa tertarik bekerja di perusahaan ini?
Pertanyaan ini merupakan salah satu alat bagi si pewawancara untuk mengetahui apakah Anda mempersiapkan diri anda dengan baik. Jangan pernah datang untuk sebuah wawancara pekerjaan tanpa mengetahui latar belakang perusahaan. Dengan memiliki informasi yang cukup mengenai latar belakang perusahaan tersebut maka pertanyaan di atas memberikan kesempatan kepada Anda untuk memperlihatkan inisiatif, dan menunjukkan apakah pengalaman serta kualifikasi yang Anda miliki sepadan dengan posisi yang diperlukan.

3. Apa kelemahan utama Anda?
Rahasia dalam menjawab pertanyaan di atas adalah dengan berkata jujur mengenai kelemahan Anda, tapi jangan lupa menjelaskan bagaimana Anda mengubah kelemahan tersebut menjadi kelebihan. Misalnya, bila Anda memiliki masalah dengan perusahaan terdahulu, perlihatkan langkah yang Anda ambil. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda memiliki kemampuan dalam mengenali aspek yang perlu diperbaiki dan inisiatif dalam memperbaiki diri Anda.

4. Mengapa berhenti dari perusahaan terdahulu?
Walaupun Anda berhenti dari pekerjaan terdahulu dengan cara yang tidak baik, Anda harus berhati-hati dalam memberikan jawaban. Usahakan untuk memberikan jawaban yang diplomatis. Bila Anda memberikan jawaban yang mengandung aspek negatif, kompensasikan jawaban tadi dengan jawaban yang positif. Bila anda mengeluhkan tentang pekerjaan terdahulu, maka hal ini tidak memberi poin apa-apa buat Anda.

5. Bagaimana Anda mengatasi masalah?
Tidak mudah memberikan jawaban bila Anda mendapatkan pertanyaan seperti di atas, terutama bila Anda baru lulus dan tidak memiliki pengalaman kerja. Pewawancara ingin melihat apakah Anda dapat berpikir kritis dan mengembangkan solusi tanpa melihat jenis permasalahan yang Anda hadapi, bahkan walaupun Anda tidak memiliki waktu yang cukup dalam mengatasi masalah yang dihadapi. Gambarkan langkah-langkah yang Anda lakukan dalam memprioritaskan pekerjaan. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda bertanggungjawab dan tetap dapat berpikir jernih walaupun sedang menghadapi masalah.

6. Prestasi apa yang dibanggakan?
Rahasia dari pertanyaan di atas adalah dengan menyeleksi dan memilih secara spesifik prestasi yang berhubungan dengan posisi yang sedang ditawarkan. Walaupun Anda pernah menjuarai bola basket pada waktu kuliah, tetapi ini bukan merupakan sebuah jawaban yang diharapkan. Berikan jawaban yang lebih profesional dan lebih relevan. Pikirkan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut dan kembangkan contoh yang memperlihatkan bagaimana Anda dapat memenuhi kebutuhan perusahaan.

7. Berapa gaji yang Anda harapkan?
Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang tersulit terutama bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman kerja yang cukup.Yang perlu Anda lakukan sebelum wawancara adalah mencari tahu pasaran gaji untuk posisi yang ditawarkan agar Anda dapat memberikan jawaban atas pertanyaan ini. Beritahu pewawancara bahwa Anda terbuka untuk membicarakan mengenai kompensasi bila saatnya tiba. Bila terpaksa, berikan jawaban yang berupa kisaran angka, bukan angka tertentu.

8. Bisa ceritakan mengenai diri Anda?
Mungkin pertanyaan di atas tampaknya mudah tetapi pada kenyataannya tidaklah semudah yang Anda bayangkan. Yang pasti Anda harus menyadari bahwa pewawancara tidak tertarik untuk mengetahui apa yang Anda lakukan di akhir pekan ataupun dari daerah mana Anda berasal. Pewawancara berusaha mengetahui Anda secara profesional. Siapkan dua atau tiga poin mengenai diri Anda, baik pengalaman kerja maupun sasaran karir Anda dan tetap konsisten. Rangkum jawaban Anda dengan mengungkapkan keinginan Anda sebagai bagian dari perusahaan tersebut. Bila memiliki jawaban yang mantap maka hal ini dapat membawa Anda pada pembicaraan yang memperlihatkan kualifikasi Anda

Jumat, 01 Juli 2011

8 Pertanyaan Wawancara yang Penuh Jebakan

Dalam proses perekrutan pegawai tiap perusahaan membutuhkan beberapa tahapan untuk melakukan seleksi bagi pelamar pekerjaan yaitu pada umumnya tahapan test tertulis, interview, test kesehatan (kalau ada). Tidak sedikit pula banyak dari calon karyawan yang telah lulus dalam test tertulis akan tetapi gagal dalam tahap interview atau wawancara. Mungkin ada baiknya membaca artikel ini yang diharapkan bisa membantu para calon karyawan dalam menyiasati pertanyaan dari pewawancara. Berikut beberapa daftar pertanyaan yang mungkin adalah sebuah jebakan dalam sebuah proses wawancara:

1. Mengapa kami harus mempekerjakan Anda?
Ini peluang Anda untuk “menjual” diri Anda. Uraikan dengan singkat dan jelas kelebihan yang Anda miliki, kualifikasi Anda dan apa yang dapat Anda sumbangkan bagi perusahaan tersebut. Hati-hati , jangan memberikan jawaban yang terlalu umum. Hampir setiap orang mengatakan mereka merupakan seorang pekerja keras dan memiliki motivasi. Berikanlah jawaban yang memperlihatkan keunikan yang Anda miliki.

2. Mengapa tertarik bekerja di perusahaan ini?
Pertanyaan ini merupakan salah satu alat bagi si pewawancara untuk mengetahui apakah Anda mempersiapkan diri anda dengan baik. Jangan pernah datang untuk sebuah wawancara pekerjaan tanpa mengetahui latar belakang perusahaan. Dengan memiliki informasi yang cukup mengenai latar belakang perusahaan tersebut maka pertanyaan di atas memberikan kesempatan kepada Anda untuk memperlihatkan inisiatif, dan menunjukkan apakah pengalaman serta kualifikasi yang Anda miliki sepadan dengan posisi yang diperlukan.

3. Apa kelemahan utama Anda?
Rahasia dalam menjawab pertanyaan di atas adalah dengan berkata jujur mengenai kelemahan Anda, tapi jangan lupa menjelaskan bagaimana Anda mengubah kelemahan tersebut menjadi kelebihan. Misalnya, bila Anda memiliki masalah dengan perusahaan terdahulu, perlihatkan langkah yang Anda ambil. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda memiliki kemampuan dalam mengenali aspek yang perlu diperbaiki dan inisiatif dalam memperbaiki diri Anda.

4. Mengapa berhenti dari perusahaan terdahulu?


Walaupun Anda berhenti dari pekerjaan terdahulu dengan cara yang tidak baik, Anda harus berhati-hati dalam memberikan jawaban. Usahakan untuk memberikan jawaban yang diplomatis. Bila Anda memberikan jawaban yang mengandung aspek negatif, kompensasikan jawaban tadi dengan jawaban yang positif. Bila anda mengeluhkan tentang pekerjaan terdahulu, maka hal ini tidak memberi poin apa-apa buat Anda.

5. Bagaimana Anda mengatasi masalah?


Tidak mudah memberikan jawaban bila Anda mendapatkan pertanyaan seperti di atas, terutama bila Anda baru lulus dan tidak memiliki pengalaman kerja. Pewawancara ingin melihat apakah Anda dapat berpikir kritis dan mengembangkan solusi tanpa melihat jenis permasalahan yang Anda hadapi, bahkan walaupun Anda tidak memiliki waktu yang cukup dalam mengatasi masalah yang dihadapi. Gambarkan langkah-langkah yang Anda lakukan dalam memprioritaskan pekerjaan. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda bertanggungjawab dan tetap dapat berpikir jernih walaupun sedang menghadapi masalah.

6. Prestasi apa yang dibanggakan?


Rahasia dari pertanyaan di atas adalah dengan menyeleksi dan memilih secara spesifik prestasi yang berhubungan dengan posisi yang sedang ditawarkan. Walaupun Anda pernah menjuarai bola basket pada waktu kuliah, tetapi ini bukan merupakan sebuah jawaban yang diharapkan. Berikan jawaban yang lebih profesional dan lebih relevan. Pikirkan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut dan kembangkan contoh yang memperlihatkan bagaimana Anda dapat memenuhi kebutuhan perusahaan.

7. Berapa gaji yang Anda harapkan?


Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang tersulit terutama bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman kerja yang cukup.Yang perlu Anda lakukan sebelum wawancara adalah mencari tahu pasaran gaji untuk posisi yang ditawarkan agar Anda dapat memberikan jawaban atas pertanyaan ini. Beritahu pewawancara bahwa Anda terbuka untuk membicarakan mengenai kompensasi bila saatnya tiba. Bila terpaksa, berikan jawaban yang berupa kisaran angka, bukan angka tertentu.

8. Bisa ceritakan mengenai diri Anda?


Mungkin pertanyaan di atas tampaknya mudah tetapi pada kenyataannya tidaklah semudah yang Anda bayangkan. Yang pasti Anda harus menyadari bahwa pewawancara tidak tertarik untuk mengetahui apa yang Anda lakukan di akhir pekan ataupun dari daerah mana Anda berasal. Pewawancara berusaha mengetahui Anda secara profesional. Siapkan dua atau tiga poin mengenai diri Anda, baik pengalaman kerja maupun sasaran karir Anda dan tetap konsisten. Rangkum jawaban Anda dengan mengungkapkan keinginan Anda sebagai bagian dari perusahaan tersebut. Bila memiliki jawaban yang mantap maka hal ini dapat membawa Anda pada pembicaraan yang memperlihatkan kualifikasi Anda

Jumat, 10 Juni 2011

101 Pelajaran Hidup

  1. Buatlah rasa bahagia menjadi sebuah prioritas.
  2. Travel; lihatlah tempat-tempat di dunia sebanyak yang anda bisa.
  3. Belajarlah bermain musik.
  4. Hiduplah sederhana atau tidak melebihi kemampuan keuangan anda.
  5. Maafkan diri anda sendiri. Maafkan orang lain. Demi kepentingan anda sendiri.
  6. Belajarlah berenang.
  7. Jangan menunda keceriaan.
  8. Ambillah tanggung jawab terhadap hidup anda.
  9. Ingatlah kata-kata Henry Ford : ”Apakah anda berpikir bisa atau anda berpikir anda tidak bisa, anda benar.” – maksudnya bisa dan tidak bisa ada di tangan anda sendiri.
  10. Tetapkan target yang S.M.A.R.T (Specific, Measurable, Attainable, Realistic and Timely) – untuk lebih jelas dan detilnya, saya sarankan anda memiliki buku saya, dengan mengunjungi www.menggapai-impian.com
  11. Buatlah target yang kecil untuk jangka pendek dan target yang besar untuk jangka panjang.
  12. Bayarlah keperluan anda pribadi pertama-tama, kemudian menabunglah minimal 10% dari penghasilan anda.
  13. Ingatlah bahwa selalu ada 2 sisi untuk setiap peristiwa.
  14. Sisihkan 5% dari penghasilan anda pada yang kurang beruntung.
  15. Jangan melakukan pinjaman/hutang yang buruk (lihat artikel 5 Hal yang Tidak Boleh Anda Lakukan).
  16. Buatlah definisi anda sendiri tentang kesuksesan (lihat artikel Apa Arti Sukses Menurut Anda).
  17. Jauhkan diri anda dari rokok, minuman beralkohol dan obat-obatan.
  18. Ada istilah dalam bahasa Inggris : 4 R – Reduce, Reuse, Recycle, Recover.
  19. Ikuti aturan emas : perlakukan orang lain sebagaimana anda ingin diperlakukan.
  20. Berolah raga secara teratur.
  21. Konsumsi makanan-makanan yang sehat (anda bisa lihat juga artikel Makanan-Makanan Pembuat Awet Muda).
  22. Belajarlah cara-cara melakukan pertolongan pertama.
  23. Kuasai minimal 1 bahasa asing.
  24. Jadilah ahli / expert untuk suatu hal.
  25. Tulislah sebuah buku, atau minimal artikel.
  26. Perlakukan dengan baik anak-anak maupun binatang.
  27. Kenalilah sejarah dasar dan geografi – dalam hal ini Indonesia.
  28. Bangunlah kecerdasan emosi anda.
  29. Taruhlah kotak pertolongan pertama, baik di rumah maupun mobil anda.
  30. Periksakan kesehatan badan anda secara teratur.
  31. Belajarlah menerima pujian.
  32. Belajarlah menerima kritikan.
  33. Jadilah diri anda sendiri.
  34. Jangan mengambil tindakan ketika anda emosi / marah.
  35. Pilihlah pasangan hidup anda dengan hati-hati; kebahagiaan hidup anda kelak banyak berasal dari keputusan anda yang satu ini.
  36. Kekhawatiran adalah hal yang membuang-buang waktu.
  37. Jangan mengendarai kendaraan ketika anda sedang mabuk.
  38. Jangan pernah menyerah.
  39. Minumlah banyak air putih.
  40. Belajarlah sesuatu hal yang baru setiap hari.
  41. Teruslah merasa bersyukur atas hal-hal yang anda terima.
  42. Jangan bergosip.
  43. Belarlah mengenai manajemen waktu sebaik-baiknya (lihat juga artikel 7 Kebiasaan Manusia yang Sangat Tidak Efektif).
  44. Ikuti naluri anda.
  45. Akuilah terhadap orang –orang yang membantu anda.
  46. Temukan mentor.
  47. Bacalah buku setiap hari.
  48. Antusias juga terhadap kesuksesan orang lain sebagaimana anda merasakan kesuksesan anda sendiri.
  49. Jangan menunda.
  50. Buatlah daftar/list hal-hal yang harus anda lakukan.
  51. Banyaklah tersenyum, juga tertawa.
  52. Akuilah kesalahan anda.
  53. Tetaplah mendapat informasi, apakah dengan membaca koran atau melihat berita di tv (informasi dan berita yang positif lho …).
  54. Meditasi. Aturlah waktu untuk menyendiri dan hening setiap hari.
  55. Rapi dan teraturlah dengan hidup anda.
  56. Jangan membeli barang karena barang tersebut sedang sale, padahal anda tidak terlalu membutuhkannya (lihat artikel Inilah Alasan Kenapa Anda Selalu Dililit Hutang).
  57. Hargai teman-teman dan keluarga anda.
  58. Pujilah orang lain jika ada kesempatan.
  59. Jangan membawa diri anda terlalu serius.
  60. Jika mengalami saat-saat yang sulit, ingatlah pesan “badai pasti berlalu”.
  61. Jika sesuatu tidak berjalan dengan baik, ingatlah bahwa beberapa hal terlihat buruk pada saat pertama kali.
  62. Ingatlah selalu bahwa kesalahan adalah batu loncatan untuk sukses. Jadi jangan takut untuk gagal.
  63. Milikilah rencana.
  64. Pilihlah teman-teman anda dengan bijak: 80% pengalaman hidup anda – entah itu baik atau buruk – datang dari orang-orang yang sering bersama anda.
  65. Jadilah luar biasa.
  66. Bertekunlah.
  67. Ketahuilah kapan anda harus memotong kerugian anda (cut your losses).
  68. Lakukan pekerjaan anda dengan sebaik-baiknya.
  69. Ingatlah bahwa hidup bukanlah sebuah gladi.
  70. Jika anda tidak mengetahui jawabannya, katakanlah demikian; kemudian anda pergi dan cari jawabannya.
  71. Ingatlah bahwa satu-satunya hal konstan di dunia ini adalah perubahan.
  72. Mintalah apa yang anda inginkan.
  73. Buatlah nilai tambah untuk orang lain.
  74. Terapkan leverage. Leverage dapat diartikan menghasilkan lebih banyak dengan sumber daya yang tetap atau lebih sedikit.
  75. Bangunlah banyak sumber penghasilan, jangan mengandalkan 1 penghasilan saja.
  76. Jadilah bos untuk anda sendiri : mulailah miliki bisnis pribadi.
  77. Jangan tidak menepati janji, entah itu pada orang lain maupun pada diri sendiri.
  78. Ujilah keyakinan anda dan tanyalah pada diri anda sendiri apakah yang anda yakini tersebut telah berjalan dengan semestinya (Maksudnya bukan keyakinan terhadap Sang Pencipta, namun misalkan keyakinan terhadap pekerjaan anda, teman wanita/pria anda, dll.).
  79. Rasakan ketakutan yang anda hadapi, namun tetap lakukan hal tersebut.
  80. Jangan khawatir terhadap apa yang orang-orang pikirkan terhadap anda.
  81. Dengarkanlah nasihat orang lain, namun tetap buat keputusan di tangan anda sendiri.
  82. Rubahlah sesuatu yang bisa anda rubah dan terimalah sesuatu yang tidak bisa anda rubah.
  83. Bangunlah kreativas anda.
  84. Latihlah kemampuan anda untuk lebih banyak mendengarkan.
  85. Putuskan apa yang anda inginkan.
  86. Fokuslah pada hal yang anda inginkan dibanding memikirkan hal-hal yang tidak anda inginkan.
  87. Mulailah segera; setiap perjalanan selalu dimulai dengan langkah pertama.
  88. Bersenang-senanglah.
  89. Setiap kali anda jatuh, bangkitlah kembali. Orang sukses hanya bangkit 1 kali lebih banyak dari orang gagal.
  90. Kejarlah mutu/keunggulan, bukan menjadi perfectionist.
  91. Belajarlah untuk hidup di masa sekarang, bukan di masa lalu atau masa depan.
  92. Pro aktif.
  93. Pilihlah ‘perang’ anda dengan bijak.
  94. Jangan berdebat soal keterbatasan anda.
  95. Belajarlah melihat hal-hal luar biasa pada hal-hal yang biasa.
  96. Coba dengarkan nasihat dari Eleanor Roosevelt : ”Tidak ada orang yang dapat memandang rendah anda tanpa seijin anda.”
  97. Temukan pekerjaan yang anda cintai.
  98. Ingatlah pepatah: ”anda menangkap lebih banyak lalat dengan madu.”
  99. Miliki pengetahuan tentang keuangan
  100. Isilah hidup anda dengan cinta.
  101. ….. silahkan anda lanjutkan.
sumber : http://www.akuinginsukses.com/100-pelajaran-hidup-paling-mendasar-yang-perlu-anda-ketahui/

Selasa, 07 Juni 2011

TEAM = Together Everyone Achieve More

Tim kerja adalah aset yang tak terkira nilainya bagi sebuah perusahaan. Sebab, di tangan kelompok yang terdiri dari beberapa orang inilah nasib perusahaan ditentukan. Jika tim bekerja efektif, perusahaan tumbuh dengan baik seperti yang diharapkan. Bila tidak, maka sebaliknya. Tugas seorang pemimpin adalah membina mereka agar dapat menampilkan produktivitas yang maksimal dengan memberinya pedoman, arahan, motivasi, dan ispirasi agar apapun tugas yang Anda delegasikan dapat dilaksanakan dengan baik. 
Tapi, tentu saja, karena tim terdiri dari beberapa orang, membinanya bukanlah hal yang mudah. Ini triknya agar membangun tim kerja yang kompak:
Bentuk identitas bersama
Setiap tim yang kuat membutuhkan identitas solid yang disepakati bersama. Identitas tersebut bisa sekadar nama, logo, warna, yel-yel, mars, pin, maskot, dan lain sebagainya. Agar identitas tersebut dapat menambah kekompakan tim sebaiknya setiap anggota tim merasa terlibat dan memunculkan rasa memiliki. Identitas dibutuhkan karena hal ini adalah perangkat dasar untuk pembentukan jati diri bukan saja pribadi melainkan juga terhadap kelompok.
Perkuat misi dan tujuan
Setelah sebuah identitas terbentuk langkah berikutnya adalah memperkokoh pondasi dengan mengilhami seluruh anggota tim dengan alasan keberadaan tim tersebut atau bahasa umumnya misi. Setelah itu, dilanjutkan dengan menetapkan tujuan bersama. Dengan begitu setiap anggota tim yang terlibat tahu arah tujuan sehingga membangkitkan insiatif untuk berkontribusi demi tercapainya tujuan bersama tadi.
Pemimpin yang menjadi teladan
Sebuah tim akan rapuh tanpa kepemimpinan yang kuat dan efektif. Pemimpin seperti ini jangan digambarkan sebagai pemimpin yang tegas, disiplin dan otoriter. Pemimpin yang kuat dan efektif di era knowledge workers saat ini adalah pemimpin yang menjadi teladan, dan pemimpin yang memberi contoh. Bukan pemimpin yang sekadar memberi perintah dan mengawasi dari balik dinding ruang kerjanya saja. Lewat keteladanan dari pemimpin model ini daya juang tim akan terus di posisi prima guna memperjuangkan tujuan bersama.
Hargai setiap peran dari anggota Tim
Besar kecilnya kontribusi dan tanggungjawab seseorang dalam sebuah tim sangat berpengaruh nyata terhadap kesuksesan tim dalam mencapai tujuannya. Oleh karena itu, mari kita hargai sebaik mungkin, sehingga semangat kebersamaan tim dan kekompakan tetap terpelihara. Dengan demikian, serumit apapun arahan dari pemimpin kelompok dapat dengan bijak ditanggapi oleh anggotanya untuk meraih tujuan yang sempurna.

Kamis, 02 Juni 2011

Sikapi keGAGALan dengan .....

Semua orang pasti pernah mengalami kegagalan,yaitu di saat apa yang kita dapatkan tidak sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Kita perlu belajar bagaimana menyiasati kegagalan tersebut,karena semua guru sukses mengatakan bahwa gagal dan berhasil itu sudah dikemas dalam satu paket. Hanya sering kita tidak sabar dalam proses untuk mendapatkan keberhasilan, dan cepat mengeluh, menyalahkan orang lain dan mencari-cari alasan untuk berhenti bertindak apabila menemukan kegagalan.
<div class="fullpost">

Ada beberapa type orang dalam merespon kegagalan :

1. Mencari kambing hitam, menyangkal dan mencari pembenaran. Kebanyakan orang akan melakukan hal ini, ketika menemui kegagalan. Merasa frustasi dan akhirnya berhenti bertindak dan menyerah. Mereka akan berkata kepada orang lain :
“wah, saya nggak berbakat”,
“pemerintah itu tidak adil “,
“karyawan saya kurang ajar”
“benar kan kata saya, bisnis itu susah “
2. Mengulang tindakan yang sama tanpa merubah strategi.
Orang type seperti ini, masih lebih bagus, karena mereka yakin dan masih mencoba tetap bertindak untuk mencapai tujuannya. Akan tetapi mereka lupa bahwa tindakan yang mereka ambil masih sama dengan yang pernah mereka lakukan. Jadi mereka menggunakan pendekatan, cara-cara yang sama dan terus mengulang-ulang tanpa pernah merubah strategi yang di gunakan.
3. Belajar dari kesalahan, merubah strategi dan terus bertindak.
 Pola seperti ini yang orang-orang sukses gunakan, mereka tidak pernah merasa gagal, mengeluh, menyalahkan orang lain. Mereka terus belajar , merubah strategi dan melakukan apapun yang di perlukan sampai mendapatkan tujuan. Untuk mendapatkan hasil yang berbeda, tindakan anda juga harus berbeda. Hidup adalah pilihan, dan kita bertanggung jawab penuh atas kehidupan kita sendiri, bukan orang lain, bukan atasan kita dan juga bukan pula pemerintah.    

Selasa, 31 Mei 2011

CREATIVE THINGKING

Cara Berpikir Kreatif
  • Kreatif  akan berefek kepada jiwa yang antusiasme dan gairah 
  • Jangan sampai Anda hanya takjub dengan ide orang lain
  • Mengapa Harus Kreatif? 
    •    Hidup selalu berhadapan dengan masalah - perlu ide - harus kreatif mencari ide
    •  Persaingan tidak pernah berhenti - harus kreatif agar tetap unggul.
    •  Point yg membedakan Anda dengan yg lain dalam menjalankan tugas Anda.
    •  Orang kreative tidak menyerah karena selalu memiliki solusi alternatif 
  •   Agar Berpikir Kreatif :
    • Peran motivasi, mengambil resiko, dan rileks
  • Sikap-sikap yang harus Anda kembangkan agar kreatif.
  • Keinginan thdp hal-hal baru.
  • Keinginan utk mperbaiki kesalahan
  • Nyatakan apa yang Anda cari - Katakan berulang-ulang sampai meresap ke dalam pikiran bawah sadar -  rileks.
  • Harus berani mengambil resikonya.
  • Mengembangkan Kreativitas
  • Peluang, kebiasaan, dan sudut pandang 
  • Jadikan masalah jadi peluang
  • Berani keluar dari kebiasaan 
  • Cintailah perubahan menuju yang lebih baik
  • Melihat segala sesuatu dari berbagai sudut pandang 
  •  Pola Pikir Orang Kreatif 
  • Kesalahan, perbaiki, dan perubahan
  • Jika ada ide gagal, perbaiki ide tersebut sampai berhasil, jadilah ide baru.
  • Bukan menciptakan hal yang baru. 
  • Kreativitas adalah Inti Kegairahan

Semakin kreatif Anda, semakin tinggi juga tingkat stimulasinya, dan kegairahan juga semakin tercipta... maka semakin besar kesempatan untuk memperoleh hasil yang sukses. Kesuksesan dan kreativitas saling mendukung satu sama lain. Mereka yang paling kreatif itulah biasanya yang paling sukses.

BECAME the WINNER..

Pemenang adalah hak kita. hanya saja kadang kita kurang menyadarinya. Seperti yang telah dijanjikan oleh Sang Kepala Gerakan, bahwa Kita dijadikanNya kepala dan bukan ekor, dan lebih-lebih kita ditempatkannya di atas dan bukan d ibawah.. 
       
So....ini sedikit tips untukmerangsang Anda agar bisa meyakinkan diri Anda, bahwa Anda sesungguhnya adalah seorang pemenang. Check it out........:
1. Jangan pernah memotong sesuatu yang dapat dibuka ikatannya.
2. Lihatlah masalah sebagai kesempatan untuk pertumbuhan dan penguasaan diri.
3. Hargai setiap waktu yg ada, sehingga Anda menjadi ahlinya dalam manajemen waktu.
4. Nilailah keberhasilanmu dengan menggunakan tolak ukur seberapa banyak engkau menikmati kedamaian, kesehatan, dan kasih sayang.
5. Jangan tunda pelaksanaan gagasan (ide-ide) yang baik. Kemungkinan ada orang lain yang baru saja memikirkannya juga. Sukses datang kepada orang yang bertindak terlebih dahulu.
6. Berhati-hatilah terhadap orang yang mengatakan kepadamu bahwa dirinya jujur padamu.
7. Ingatlah bahwa pemenang melakukan apa yang tidak mau dilakukan oleh pecundang/pengecut
8. Carilah peluang, bukan rasa aman. Kapal di pelabuhan memang aman, tetapi pada waktunya bagian bawahnya akan rusak berkarat.
9. Jalanilah hidupmu sedemikian rupa sehingga tulisan di batu nisan mu dapat berbunyi: “Tidak Ada Penyesalan”.
10. Usahakan mencapai keunggulan, bukan kesempurnaan.
11. Beri orang kesempatan kedua, tetapi jangan kesempatan ketiga.
12. Belajarlah mengenali hal-hal yang tidak berkaitan, kemudian abaikan!
13. Jangan lupa, kebutuhan emosional terbesar seseorang adalah untuk merasa dihargai.
14. Habiskan lebih sedikit waktu untuk membahas siapa yang benar, dan lebih banyak waktu untuk membahas apa yang benar!
15. Pekerjakan orang yang lebih pandai darimu.
16. Jangan membakar jembatan, engkau akan heran betapa sering engkau harus menyeberangi sungai yang sama (termasuk jejaringmu yg lama).
17. Jagalah agar ekspektasi (harapan-harapan) tetap tinggi.
18. Jangan gunakan waktu dan/atau kata dengan ceroboh, keduanya tidak dapat diperoleh kembali.
19. Jadilah orang yang berani dan tabah! Sewaktu mengingat kembali kehidupan yang telah lewat, engkau akan lebih menyesali hal-hal yang tidak dilakukan, daripada hal-hal yang telah dilakukan pada masa lalu.
20. Evaluasi prestasimu berdasarkan standarmu sendiri, bukan standar orang lain. walaupun sekali-sekali perlu juga
21. Berusahalah untuk tetap hidup lebih berarti, dari pada hidup lebih lama.
22. Jadilah orang yang tegas, walaupun itu berarti engkau kadang-kadang keliru.
23. Tentukanlah sikapmu, jangan biarkan orang lain menentukannya untukmu.
24. Lupakan Panitia! Gagasan baru yang mengubah dunia selalu datang dari satu orang yang mau bekerja sama dengan orang lain, bukan melalui upacara-upacara!
25. Berikanlah upah yang sama untuk pekerjaan yang sama, tanpa memandang hal-hal yang lain.
26. Jangan biarkan hartamu memilikimu!
27. Jagalah reputasimu! Reputasi adalah modal yang paling berharga.
28. Perbaiki prestasimu melalui memperbaiki sikap dan kemampuanmu.
29. Kerjakan dengan benar pada kesempatan pertama.
30. Jangan pernah meremehkan kekuatan kata atau perbuatan yang baik.
31. Jangan takut untuk mengatakan: “Saya tidak tahu”, “Maafkan Saya”, “Saya yang membuat kesalahan itu”, “Saya memerlukan bantuan Anda”, "Terima kasih atas ..........mu".
32. Pikiranmu hanya dapat menyimpan satu pikiran pada satu kesempatan, oleh karena itu jadikanlah itu pikiran yang positif dan konstruktif. dan Fokus
33. Jangan pernah mencabut/mematikan harapan seseorang, mungkin hanya itulah yang dimilikinya!
34 Sesudah bekerja keras untuk mendapatkan apa yang engkau inginkan, luangkanlah waktu untuk menikmatinya!
35. Jika semuanya telah anda persiapkan dengan baik, Jangan pernah takut dengan kesalahan/kekalahan atau kegagalan di depan

     
Semoga bermanfaat

Blog Terkait

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...